Ebook Buka Langsung Laris

Ebook Buka Langsung Laris adalah Ebook Jaya Setiabudi yang ke 3. Isi Ebook Buka Langsung Laris ini adalah 7 Formula agar bisnis laris, bahkan laris sejak hari pertama buka. Sudah bukan zamannya lagi, Bisnis laris setelah buka beberapa tahu lamanya. Formula laris ini bukan hanya teori semata, karena ditulis berdasar pengalaman bisnis puluhan tahun oleh penulisnya. Jaya Setiabudi adalah Praktisi pengusaha dengan jam terbang lebih dari 15 tahun. Juga mentor bisnis yang telah terbukti melahirkan pengusaha sukses di bidangnya. Jaya Setiabudi adalah Penulis Mega Best Seller “The Power of Kepepet” (15x cetak dan masih terus dicetak ulang) dan “Kitab AntiBangkrut” (20 ribu eksemplar lebih). Pendiri Entrepreneur Camp (2006), dengan alumni lebih dari 3000 orang se-Indonesia. Pendiri Young Entrepreneur Academy Bandung, dengan rekor lebih dari 90% lulusannya adalah pengusaha.

Untuk mendapatkan Ebook Buka Langsung Laris, silahkan klik di sini > Ebook Buka Langsung Laris

7 formula Ebook Buka Langsung Laris

7 formula buka langsung laris adalah membidik pasar potensial, produk yang ngangenin, kemasan yang menarik, merek yang ngetop, Saluran Distribusi = Promosi, Penyebar Virus, Pengungkit Konversi. Di bawah ini adalah ringkasan Ebook Buka Langsung Laris

1. Membidik Pasar Potensial

Ebook Buka Langsung LarisSleeping market berada di antara Existing market dan Potensial Market. Existing Market atau Bleeding Market alias Pasar yg berdarah2 karena kompetitornya sudah terlalu banyak, hingga harga pun banting2an. Contohnya adalah pasar Laundry Kiloan, yang menjamur dimana2. Dulu memang bisnis yg bagus, sekarang sangat kompetitif. Kenapa begitu? Karena ENTRY BARRIER-nya tipis, alias siapa saja bisa masuk menjadi pemain dg mudahnya. Potensial Market: demand/permintaan udah ada/banyak, tapi pemasok/pemainnya sedikit. Contohnya: Martabak Bolu >> baru ada sedikit pemain, merek belum kuat. Potensial untuk memboomingkan. Sleeping Market: orang belum tahu itu produk apa alias belum kelihatan demandnya. Contohnya: dulu sebelum AQUA masuk ke Indonesia, orang tak terfikir akan minum air seharga bensin. Tentu effort yg dilakukan Pak Tirta Utomo (pendiri Aqua) sangatlah berat dalam “MengEdukasi Pasar”. “Untuk sekedar bertahan hidup, ikuti tren. Untuk membuat lompatan finansial, ciptakan tren”.

2. Produk yang Ngangenin

Bagaimana menguji suatu Produk yang Ngangenin? Kita pake cara praktis aja >> TES ke TARGET PASAR yang SERUPA. Misal: Target Pasar wanita, 25-35, min bermobil, utamakan kualitas –> Cari komunitas/kumpulan seperti itu. Komunitas: bisa jadi seminar, arisan, asosiasi, fanpage, milis, dll. Berikan Free tester & JANGAN MINTA TESTIMONI. Testimoni ampuh u/ berjualan, tapi bukan untuk dapat feedback yg jujur. Biarkan alami: Kalo Ngangenin, mereka akan TERIAK. Misal produk snack; komunitas arisan ibu pejabat; amati apakah produk Anda diambil & diambil oleh orang yg sama? Jika YA, jangan keburu percaya, bisa jadi ibu itu sedang lapar :p. Pastikan 80% orang yg mencoba, repeat. Sekali lagi, jangan latah menanyakan, “Gimana rasanya?” apalagi “Enak kan?” –> Ini minta persetujuan, bukan masukan. Kalo repeatnya kurang, baru minta feedback. Cari yg feedback Kritis & Pedas, bukan sekedar menghibur Anda.

3. Kemasan yang menarik

Coba deh, dan Anda akan TakJub, KONTEN produk yg sama, dg KEMASAN berbeda, menghasilkan OmZet berbeda. Jadi, pepatah “Don’t judge the book from its cover”, berlaku untuk kita, tapi jangan harap untuk orang lain. Pelajaran: dengan mengubah BENTUK/KEMASAN saja, bisa membuat produk Anda lebih laris dari sebelumnya. Buktikan! #BOOMING

4. Merek yang Ngetop

Berikut Aturan Merek yang Ngetop.

  • Satu: Sesuai dg Target Pasarnya; Misal: wanita, 25-35, feminim, mid class, karir, kira2 lebih cocok merek apa?
  • Terasosiasi oleh Diferensiasi; Bagaimana orang yg dengar/lihat, langsung ‘ngeh’ apa spesial dibanding merek lain. Misal: Oseng Mercon, terasosiasi oleh pedasnya. Nasi Kalong, hitam, buka di malam hari.
  • Hindari Singkatan Konsonan; Selain sukar diingat, juga sukar terasosiasi oleh produknya. Salon GSC > kayak apa ya? >> parahnya ternyata berjejer toko GCS, CGS, GSC, SGC, pusing deh… Mana yang benar ya? >> membingungkan.
  • Empat: Hindari Angka; Mirip dg singkatan konsonan, sukar diingat & tak terasosiasi oleh produknya. Tau BAKPIA PATOK? Nomor brapa yg asli atau pertama? 25, 35, 45, 65, 75, 52? Bingung kan? Jawabnya: 75 yg pertama, tapi 25 yg populer sekarang, karena pemasarannya jago! Lha Es Teler 77 tetap nomor 1 tuh! >> Karena nggak ada pesaing/follower yg sebanding saat awal.
  • Unik; Kalau saya sebut “rawon”, apa yg ada di benak Anda? Yup, Rawon Setan! Meskipun Anda belum pernah mencicipi. Tak harus berkonotasi negatif. Bisa saja Anda buat Rawon Malaikat, buka disamping Rawon Setan >> #BOOMING. kemudian kasih sign board >> Pilih Neraka atau Surga..? Laris..!
  • Mudah diucapkan dan diingat; Coba baca 10 kali dengan cepat: Nasakasaskiskasà keriting deh lidahnya.

Merek yang ngeTOP membuat orang penasaran untuk membeli, tapi Produk yang Ngangenin yang membuat orang kembali lagi.

5. Saluran Distribusi = Promosi

Artinya menemukan yg pas Channel Distribution (Saluran Distribusi) yg juga merupakan Channel Promotion (Saluran Promosi). JIka Formula 1 – 4 mempersiapkan produk, Formula ke 5 >> Memasarkan Produk. Outcomenya adalah Penjualan Merata.Channel D adalah saluran untuk menyampaikan produk dari produsen ke konsumen. Seberapa pentingkah Ch.D? Jika 4 formula sebelumnya sudah dipenuhi dan anggap produk langsung #BOOMING >> kemudian, pelanggan mencari2 produk & merek Anda, yg ternyata tak ada di pasaran, apa yg terjadi? >>Mereka akan menunggu atau mencari di tempat lain..? Tergantung. Selama 1.Tak ada kompetitor masuk di area itu, 2.Diferensiasi/brand Anda kuat & 3.Halangan harga u/ mencoba merek lain besar. Jika ketiga hal itu belum terpenuhi, maka pelanggan akan mencoba produk lain, saat produk Anda lengah di distribusi. Bagaimana jika ternyata produk orang lain tak kalah Ngangenin dibanding produk Anda? Maka mereka akan pindah ke lain hati.

6. Penyebar Virus

Ebook Buka Langsung Laris Jaya YEA

Setelah kita menentukan Channel D = P yg Low Budget, tapi Powerful, kita sundul dengan FORMULA ke 6: PENYEBAR VIRUS. Penyebar Virus ini SUPER PENTING, karena: Semerata Channel D Anda, tanpa dikenal orang banyak, barang akan STUCK..! Penyebar Virus ini bisa seseorang yang berpengaruh, sekelompok, bisa media, bisa suatu sistem/model. 4 Kategori Penyebar Virus yg #BOOMING : 1.STAR 2.SOCMED 3.COMMUNITY 4.SYSTEM

7. Pengungkit Konversi

Untuk pembahasan mengenai pengungkit konversi, beli langsung aj Ebook Buka Langsung Laris :D Semua dibahas lebih detail dan lebih lengkap di Ebook Buka Langsung Laris. silahkan langsung membeli di Yubistore, toko online yang didirikan oleh Jaya Setiabudi. klik >> Yubistore.

Tags:

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ebook Jaya Setiabudi - Ebook Karya Jaya Setiabudi - March 30, 2015

    […] Ebook Buka Langsung Laris adalah Ebook Ke 3 Jaya Setiabudi. Ebook Buka Langsung Laris berisi 7 formula menciptakan tren agar kita bisa mencetak profit sejak hari pertama buka bisnis. Jaya Setiabudi adalah praktisi pengusaha dengan jam terbang lebih dari 15 tahun. Juga mentor bisnis yang telah terbukti melahirkan pengusaha-pengusaha sukses di bidangnya. Dua Ebook yang ditulisnya terdahulu: “The Power of Kepepet” (15x cetak dan masih terus dicetak ulang) dan “Kitab Anti Bangkrut” (20.000 eksemplar lebih). […]

Leave a Reply