Kenapa Dropshipper jarang jadi Miliarder?

Kenapa Dropshipper jarang jadi milliarder? mungkin judul ini menggelitik terutama bagi para dropshipper. hehee… Di bawah ini adalah twit dari Mas Jaya Setiabudi tentang dropshipper dan reseller. Semoga menjadi bahan pencerahan dan renungan untuk kita bersama. Terutama bagi yang menjadi dropshipper & reseller.

Kenapa Dropshipper Jarang Menjadi Miliarder?

    1. Kenapa Dropshipper jarang jadi Miliarder? Yuk simak..
    2. Sudah tahu kan beda Dropshipper dg Reseller? Inti dasarnya adalah: Reseller simpan stok, Dropshipper gak.
    3. Biasanya #dropshipper dalah kepanjangan tangan dari reseller. Mereka bertugas menjadi ‘buzzer gratis’, alias Bayar kalo laku.
    4. Dropshipper banyak kita jumpai di socmed dan aplikasi chat. “<< Minat..? PM ya sis..”
    5. Ada alasan lain dropshipper tak menyimpan stok, selain emang gak modal, varian produk atau ukuran sangat banyak. Riskan..
    6. Yang mau saya bicarakan adalah “Kenapa…” tadi itu.. Coba analisa mindset ini..
    7. Kebanyakan dropshipper melakukan penjualan “Nothing To Lose”, alias gak ada resiko kalo gak terjual. Karena gak simpan stok.
    8. Kebanyakan dropshipper juga melakukan pekerjaan tsb sebagai ‘sambilan’, bukan profesi yg menggantungkan income dari situ.
    9. Yang ketiga: kebanyakan dropshipper tak fokus dalam menjual produk. Ada tawaran lain? Srobot, ganti AVA. Brandingnya jd gak terbangun.
    10. Kenal Santi gak..? | Santi Sandal? | Bukan.. Santi Herbal..! >> Hari ini jual herbal, besok jual sandal. Gak Nyambung Blek.
    11. Kalo dropshipper sering gonta ganti KATEGORI produk yg berbeda, maka personal brandingnya gak terbangun. Sayang waktu..
    12. Mungkin saja dia bisa jual satu dua, tapi sulit untuk besar. Gak percaya? Silakan investigasi.. dropshipper ya, bukan reseller
    13. Meski tidak nyimpan stok, janganlah bermindset “Nothing to Lose” >> Hal ini tak menciptakan keterdesakan untuk menjual.
    14. Jika ada keuntungan lebih, biasakan simpan stok (terkontrol) untuk produk2 yg consumable atau yakin bisa jual.
    15. Karena saat Anda punya stok, apalagi juga pengguna, keyakinan Anda akan naik & ada ‘keterdesakan’ u/ menjual.
    16. SUKSES itu seringkali harus dipaksakan, biar dorongannya kuat. Pepetkan diri Anda, jangan kasih pilihan u/ mundur.
    17. Kalo stoknya gak terjual? >> Mindset ‘kalo’ ini memberi alasan bagi kita u/ tidak berani melompat. Toh masih ‘kalo’.
    18. Cooltwit ini juga berdasar pengamatan saya thd para reseller & dropshipper, terutama member .
    19. Dulu saat mulai usaha, saya tak punya produk. Begitu ada yg menawarkan 1 macam produk u/ dijual, saya pelajari dg serius.
    20. Karena gak ada pilihan, saya pelajari produk tsb dg detail, demo, data, FAQ, dll. Alhasil, tembus ratusan juta perbulan.
    21. Jadi: 1.Fokus 1 kategori produk. 2.Mindset No Excuse 3.Pepetkan dengan STOK. Paham..? Yuk Praktekkan.. sekian..
No comments yet.

Leave a Reply