Mental Kaya

Ingin kaya? Mulailah dengan memiliki mental kaya. Yuk simak cerita menarik di bawah ini yang menceritakan bagaimana memiliki kekayaan bisa dimulai dengan memiliki mental kaya. Cerita ini disampaikan oleh Jaya Setiabudi dalam akun twitternya @JayaYEA.

Saya share ya tentang kisah seorang kawan, Judulnya: Mental Kaya

  1. Sejak 2005-2011 saya rata2 mengisi 120 kelas/seminar di 40 kota se-Indonesia. Hampir 1/2 thn waktu saya diluar.
  2. Di tahun 2009, saya mengisi Seminar The Power of Kepepet di Hotel Pangeran, PADANG. Lupa brapa pesertanya.
  3. Dari ratusan peserta yg hadir, ada seorang anak muda (yang bbrp bulan kmdn) mengaku masuk seminar ilegal/brobos.
  4. Tentu saat itu saya juga tidak kenal siapa dia & saya juga tak peduli dia bayar atau gak, karena saya hanya ‘sinden’.
  5. Seperti biasa pasca seminar, saya tak langsung pulang, tapi berkumpul dg panitia, ngopi2 dulu.
  6. 6.Dia antara panitia yang kumpul, ehh menyelinap seorang anak muda yg peserta seminar ilegal tadi.
  7. Awalnya dia hanya diam, kmdn dia tak kuasa menahan diri & memberanikan saya bertanya seputar masalah bisnis ‘bakso’nya.
  8. Permasalahan partnership dg dosennya yang kemudian melilit dia dengan sejumlah hutang karena kerugian.
  9. Saya hanya menganalisa berdasar ‘perjanjian’ (legalitas) dan logika bisnis saja. Ternyata solusi itu berarti buat dia.
  10. Beberapa bulan kmdn saya sempat mengisi lagi di Padang & saat itu saya diajak mampir ke kedai bakso dia, sebelum ditutup.
  11. Surprise juga karena di Padang ada bakso seenak itu. Nih fotonya. Mental Kaya
  12. Karena mslh kemitraan dg dosennya tak berujung kejelasan, dia memutuskan u/ hijrah ke Jakarta. Tapi…
  13. ..duit di kantong hanya tersisa 100 ribu saja. Tiba masa tiba akal, dia jual resep baksonya dg harga 1 juta u/ beli tikett.
  14. Dengan modal nego, nego, nego, dia mulai lagi usaha baksonya di Jakarta, lupa persisnya, di gang kecil nan sempit.
  15. Di tahun 2010, dia menelepon saya untuk mentoring. Dan saya setuju jumpa di Kafe Ohlala MOI, Kelapa Gading.
  16. Saat saya datang, dia seperti ketakutan u/ order makanan/minuman, karena harganya mahal2.
  17. Saya datang lgsg order makanan & minuman, dan saya minta dia juga order minuman. Dia spt ketakutan..
  18. Setelah mentoring selama 1 jam lebih, saya ijin untuk pergi. Dan dia bilang, “Maaf Pak saya cuma bawa duit 50 ribu”.
  19. Saya senyum dan bilang, “Udah, aku yang bayar aja, tenang..”. Kita pun berpisah..
  20. Secara berkala dia melaporkan perkembangan bisnisnya ke saya, seolah saya adalah pemegang sahamnya.
  21. Hampir setiap lebaran, saya juga pesan baso ke dia. Tapi dia sering tak mau dibayar.
  22. Hingga suatu saat dia mampu membeli mobil & dia ingin sekali saya naik ke mobil itu.Mental Kaya
  23. Foto itu emang baru bulan lalu, saya yg minta sbg kenangan, sebelum dia menjualnya & ganti Honda Jazz yg baru.
  24. Saat ini outlet basonya berjumlah 3, yg 2 di PG Cililitan, dg Total omzet 400 jutaan perbulan. 
  25. Trus apa hubungannya Mental Kaya dengan kisah dirinya? Nah, inilah yg sering saya sebut “Hal2 kecil yg membuat perbedaan besar”
  26. Dibalik semua cerita tadi, ada hal2 yg dia miliki, yg juga dimiliki oleh SEMUA ORANG KAYA yang saya pernah temui.
  27. Apa itu? >> Mental Kaya << Merasa malu ditraktir orang, berusaha ntraktir orang. Sepele, but that’s true..
  28. Hampir setiap kali makan dengannya & bahkan rombongan kawan2, dia selalu mendahului membayar. Gak mau keduluan.
  29. Persaaan bersalah masuk ke seminar gratis & ditraktir minum di Ohlala, membuat dirinya seolah berjanji akan membayar lebih.
  30. Meski hal yg sepele, masalah traktir mentraktir makan, tapi hal ini mempengaruhi mindset/mental seseorang.
  31. Saya memperhatikan bbrp org yg hampir selalu menggantungkan diri ditraktir orang lain, sampe skrg gak kaya-kaya.
  32. Jadi menurut saya: Kaya atau Miskin itu mulailah dari Mental kita masing2. “Malu bersandar kpd orang..”
  33. Berusahalah berbagi, tidak hanya harta, tapi juga ilmu. Jangan takut berkurang, krn faktanya selalu bertambah saat berbagi.
  34. Ohya, nama anak muda (masih single) tadi adalah Andi, baksonya bernama BAKSO AJO di Pusat Grosir Cililitan. Coba deh.
  35. Dia menjaga kualitas basonya dg tak menggunakan lemak, semua daging. Dengarkan lgsg kisahnya & serap energinya.
  36. Semoga dia segera mendapat pendamping yang ideal, aamiin, hehe #birojodoh. Sekian..
No comments yet.

Leave a Reply